The Mist Gratis dari babacucu.com

2 komentar

Postingan pertama tahun ini akan membahas tentang Stephen King's dan Babacucu.

Apa itu?

Jadi gini, beberapa waktu lalu dikenalkan sama situs babacucu.com sama adekku si Andrakarna. Katanya, nih coba lihat ada web bagi-bagi barang gratis.

Secara akika anaknya ekonomis banget, denger gratis bawannya pengen ngais-ngais deh ish..
Langsunglah log in dan ceki-ceki barang-barang gratisannya. Waktu itu, karena masih baru, barangnya masih seemprit. Namun karena ndak mau rugi, ya tetep lah… minuman segar diklik [dan ternyata aku dapet dwoong! tapi nggak engeh jadi nggak jadi diambil *huft].

Lalu satu hari, pas lagi iseng nyari-nyari barang gratisan, mata ini terpaku pada salah satu barang.

Sebuah buku.
Milik author paporit aku.

-Stephen King

Beuh…
Nggak pake lama, nggak pake cuci tangan, langsung ngacung minta nih buku. Sama Baba Ola.
Bahkan waktu itu sampai ngepost di Facebook-nya pun xD.

Beberapa waktu berlalu,

AKU DAPET ITU BUKU!!
*ini histeris beneran

gratis pulak!!
**makin histeris

Lalu berkabar-kabar sama Baba Ola. Awalnya disuruh ambil di kantornya di daerah Cilandak. Tapi ndak sempat, akhirnya kirim via-via gitu. Dan ganti ongkirnya saja. Pake pulsa, sepuluh ribu, ha ha ha…

Ih aku senang
Senang sekali…

Langsung ngeracunin orang-orang kantor untuk ikutan ngecek babacucu.com


Needs

0 komentar

sometimes, 
all we need is just them.

thanx for the existence.

verticl horizon ini bukan nama band

0 komentar

Waktu itu pernah ditanya sama seorang teman,
"Mau jadi orang tua kayak apa sih?"

Jawabnnya,
Jadi orang tua yang adil dan demokratis. Bisa menjadikan Sotja manusia yang humanis. Manusia yang manusiawi. Agar kelak, dia bisa fit in di mana pun dia berada. Bisa membantu orang yang membutuhkan dengan apa yang dia punya, tanpa melihat latar belakang dan kepentingan lain. Artinya, membangun empati yang tinggi.

Karena jelas, itu yang kta butuhkan.

Religius dan agamais itu juga penting, namun apa gunanya kalau hanya tempelan?

Apa gunanya berhijab tapi masih menggoda suami orang?
Apa gunanya bersorban kalo masih mencuri uang rakyat?
Apa gunanya botak dan bertapa sepanjang waktu kalo masih membiarkan tetangganya kelaparan?
Apa gunanya mengabdikan diri untuk Tuhan kalo masih melecehkan orang lain?

Apa gunanya?

Urusan dengan Tuhan itu cukup pribadi sendiri yang tahu. Karena toh banyak orang yang ngaku beriman tapi malah sama sekali tidak sopan. Banyak.

Ingatlah, selain Hablumminallah, ada juga Hablumminannas.

Gitu aja sih :)

ke lagu ke labu